A Choice
Sebenarnya, Alloh
tak pernah menginginkan kita menjadi lemah dengan ujian-ujian yang
diberikannya. Ia telah mengukur seberapa berat ujian itu dan kepada siapa ujian
tersebut diberikan. Alloh tak pernah salah, Ia Maha Tahu, dan Ia tak akan
keliru untuk menguji kita dengan ujian yang seharusnya diberikan kepada orang
lain. Jadi untuk apa masih berkata
"Kenapa ini
terjadi kepadaku?"
Di setiap ujian-Nya
Alloh selalu menyertakan pilihan, maju, atau diam dan bersiap mundur, serta
runtuh terinjak yang lain, yang terus berlari untuk maju.
Saking bingungnya
saya jadi nulis kata-kata ajaib entah dari sudut otak bagian mana ditemukan.
Setidaknya bisa saya ingat-ingat agar tidak terus diam di tempat dan hanya
melihat ke belakang, padahal masih banyak hal di depan sana yang harus saya
kejar. Yang dibelakang tidak untuk dilihat terus-terusan, tidak juga untuk
terus dipikirkan "mengapa begini? mengapa begitu?". Cukup ditengok
sedikit untuk diambil pelajarannya, agar kita tidak dua kali jatuh di lubang
yang sama.
Mungkin memang
begitu takdir dari ujian, diciptakan untuk menguatkan mereka yang punya sikap
ingin menang, dan meruntuhkan mereka yang melemah dan pasrah.
Comments
Post a Comment